Serdadu Tanpa Peluru
Ketika serdadu tanpa peluru,
Lereng dan gunung tak pernah tahu
seperti apa cerita perang sebenarnya
Menukik dan tetap saja menukik dalam
pikiran, menjadi tanya yang belum terjawab
Ketika serdadu tanpa peluru,
Hamparan tanah lapang bersedih
tak ada yang menemani kesenyapan luasnya
berharap rentetan bunyi senapan mengusir ribuan sunyi yang menjelma angin
Tapi serdadu bukanlah tanpa peluru
Karena jika begitu senjata akan menangis
Ketika serdadu memiliki peluru, bukit-bukit
melonjak kaget
saat mengetahui ternyata semua itu benar
tentang dongeng iblis yang lapar nyawa
mungkin hanya padang yang berbalik senang
dahaganya akan terpuaskan oleh darah
yang bercucuran tanpa henti mengalir padanya
0 komentar:
Posting Komentar